Minggu, 06 Maret 2011

VIRUS KOMPUTER

Mendengar kata virus komputer, saya terkenang pada tahun 90-an, dimana saya masih duduk di bangku SMP. Saat itu komputer masih sangat jarang, termasuk di SMP tempat saya belajar, hanya ada sekitar 10 unit komputer saja. Tetapi itu tidak menyurutkan semangat saya untuk belajar komputer. Sedang semangat-semangatnya belajar komputer, ada sebagian teman yang menyebut-nyebut “VIRUS KOMPUTER”. Kontan saja pemahaman saya saat itu menyatakan bahwa virus komputer sama dengan virus-virus yang menyerang tubuh manusia. Pemahaman saya itu cukup beralasan karena saya IS102-013saat itu menilai komputer sebagai suatu benda yang bahkan lebih “pandai” dari manusia, sehingga adalah wajar saja jika komputer jika bisa sakit terkena virus. Tetapi bagian konyolnya adalah saya jadi takut “KETULARAN” dengan virus. Sungguh sesuatu yang menggelikan mengenang masa-masa itu.

Virus komputer sudah lama menjadi momok yang mengerikan bagi para pengguna komputer khususnya bagi mereka yang “tahunya cuma pake”. Begitu virus menyerang komputer mereka dengan berbagai dampak, mereka hanya pasrah tidak berdaya. Nah, salah satu keunggulan sebuah komputer yang kuat adalah tahan terhadap virus. Untuk itu, ibarat kita hendak berperang harus tahu terlebih dahulu siapa dan bagaimana lawan kita, demikian juga dengan virus komputer, kita pun harus tahu apa dan bagaimana si virus itu.

Virus komputer, ya namanya sama persis dengan apa yang memapar ke tubuh manusia, karena program perusak ini memiliki banyak kesamaan dengan virus biologis yang telah lebih dulu dikenal. Kesamaan itu antara lain :

1. Pola Penyebaran. Virus yang menyerang manusia dan komputer memiliki modus penyebaran yang sama. Manusia yang telah terinfeksi oleh virus akan dapat menulari manusia lain yang melakukan kontak dengannya. Tidak berbeda dengan komputer yang terjangkiti virus, dia pun dapat menulari komputer lain melakukan kontak dengannya.

2. Pola Reproduksi. Karena tidak dapat mereproduksi dirinya sendiri, virus biologis akan memasukkan DNA-nya ke dalam sel tubuh manusia, kemudian me- manfaatkan sistem reproduksi sel untuk memperbanyak diri. Hal yang sama berlaku pula pada virus komputer. Untuk melancarkan serangan, virus komputer menunggangi sejumlah program atau dokumen lain. Pada saat program atau dokumen yang telah terinfeksi dijalankan, virus komputer akan menginfeksi program atau dokumen lainnya.

Kelahiran  Virus Komputer

Untuk pertama kalinya Virus komputer menyebar pada akhir tahun 1980-an, dimana penyebarannya disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu :

1. Meluasnya Pemakaian PC. Sebelum tahun 1980-an, komputer rumahan hampir dapat dikatakan belum ada atau hanya berupa mainan. Komputer yang sesungguhnya masih sangat jarang dan hanya digunakan oleh “para ahli” dari kalangan tertentu.

2. Penggunaan Computer Bulletin Board. Orang-orang dapat menghubungi (dial up) sebuah bulletin board dengan menggunakan modem, untuk selanjutnya mengunduh (download) berbagai jenis program komputer yang paling populer pada masa itu, yaitu game, word processor, spreadsheet dan beberapa aplikasi produktif lainnya. Melalui Bulletin Board inilah sebuah virus perintis yang dikenal sebagai Trojan horse dapat ditularkan. Virus-virus generasi pertama tersebut merupakan sekumpulan kode yang disusupkan ke dalam program yang umum digunakan orang pada waktu itu, seperti game atau word processor. Ketika seseorang men-download program yang telah diinfeksi dengan kode-kode jahat tersebut dari bulletin board, kemudian menjalankannya di PC, selanjutnya virus akan memuat (me-load) dirinya ke dalam computer-virus-bugs-clip-art-thumb3167674memory komputer, dan mulai bekerja mencari program lain yang akan menjadi sasarannya. Selanjutnya, penularan virus terjadi bila program yang telah terinfeksi diberikan kepada pengguna lain, baik melalu media floppy disk (saat itu belum ada USB Flash Disk) maupun diunggah (upload) ke bulletin board.

Perkembangan Virus Komputer

Tidak berbeda jauh dengan virus biologis, virus komputer juga mengalami perkembangan atau yang lebih dikenal dengan “evolusi”. Salah satu perkembangan penting virus komputer antara lain adalah :

1. Kemampuannya masuk ke dalam memory dan tetap berjalan di background process (proses komputasi yang tetap berjalan walaupun tidak kita minta/eksekusi) selama komputer menyala. Dengan demikian akan memberikan keleluasaan bagi virus untuk menduplikasikan dirinya secara efektif.

2. Kemampuan menginfeksi boot sector pada floppy disk dan hard disk. Boot sector adalah program kecil yang merupakan bagian pertama dari operating system yang dimuat (loaded) ke dalam memory, saat komputer dinyalakan. Dengan meletakkan kode-kodenya pada boot sector, sebuah virus memastikan dirinya akan tereksekusi dan aktif di komputer. Virus yang terdapat pada boot sector dapat menginfeksi boot sector setiap floppy disk yang dimasukkan ke dalam komputer yang telah terinfeksi. Atau dengan kata lain penggunaan komputer bersama seperti di rental komputer, warnet, perkantoran atau kampus menjadikan penyebaran virus ini semakin merajalela.

Masa keemasan virus boot sector akhirnya sirna seiring dengan ukuran program komputer yang membengkak yang tidak memungkinkan untuk ditampung dalam sebuah floppy disk. Sebagai gantinya, program-program komputer didistribusikan di dalam CD yang tidak dapat ditulis ulang alias hanya dapat dibaca saja (read-only). Namun, siklus kehidupan selalu berputar. Apa yang pernah terjadi pada masa silam, pasti akan terulang di masa depan. Begitu halnya dengan pola penyebaran virus komputer. Virus telah menemukan jalan lain untuk menyebarluaskan dirinya, yakni melalui e-mail dan penggunaan USB flash disk. Penyebaran virus komputer via Internet bukan barang baru, namun telah berlangsung sejak era bulletin board. Apabila dahulu dulu virus disebarkan melalui bulletin board, sekarang mereka menggunakan e-mail yang dikirim sebagai spam. Demikian pula dengan virus boot sector yang dulu mengincar floppy disk, kini mengubah sasarannya pada USB flash disk.

Semakin maju dunia IT, semakin maju pula dan beragam virus yang muncul. Khusus di Indonesia, para pengguna komputer tidak hanya disibukkan oleh virus-virus yang beredar umum di dunia internasional, tetapi juga cukup dibuat repot dengan makin nakalnya virus-virus lokal buatan kawan sendiri (orang Indonesia-maksudnya), yang notabene cukup sulit dibasmi menggunakan antivirus Internasional karena memang kehadirannya tidak terdeteksi oleh mereka, sehingga virus lokal tidak masuk dalam daftar sasaran yang harus “dibunuh” oleh mereka.

Oleh karena itu sangat bijak bagi kita untuk melindungi komputer kita dengan program-program antivirus yang selalu ter-update, sehingga dapat terhindar dari akibat buruk yang ditimbulkan oleh ulah virus ini, mulai yang hanya iseng mengganggu kenyamanan kita berkomputer hingga hilangnya data-data penting yang kita miliki, malah hal terburuk yang pernah saya alami adalah terhapusnya seluruh file-file operating system (Windows) oleh virus Sality, sehingga saya harus menginstall ulangnya kembali.

- http://en.wikipedia.org/wiki/ Computer_virus

- www.howstuffworks.com/virus.htm

- PC Mild edisi 01/2009

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cna certification